Klasifikasi Tingkat Risiko Kardiovaskular Berbasis Pola Aktivitas Harian Menggunakan Random Forest
Abstract
Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian utama di dunia, sementara pemantauan mandiri yang non-invasif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan membangun model klasifikasi tingkat risiko kardiovaskular (rendah, sedang, tinggi) berbasis pola aktivitas harian dan indikator kesehatan menggunakan algoritma Random Forest, serta mengimplementasikannya pada purwarupa sistem berbasis web. Data sekunder bersumber dari dataset Sleep Health and Lifestyle di Kaggle sebanyak 940 data mentah, dengan enam variabel masukan: tekanan darah, kategori indeks massa tubuh, detak jantung, tingkat stres, durasi dan gangguan tidur, serta jumlah langkah harian. Label risiko dibentuk dengan aturan ambang indikator kesehatan karena dataset tidak memiliki label risiko. Pra-pemrosesan meliputi pembersihan data, transformasi, standardisasi, dan penyeimbangan kelas dengan SMOTE pada data latih, menghasilkan 507 data bersih yang dibagi dengan rasio 80:20. Model dengan 100 pohon keputusan dievaluasi menggunakan confusion matrix. Hasil menunjukkan akurasi 99,77% dengan satu kesalahan klasifikasi pada data uji, serta F1-score rata-rata makro 99,80%. Karena label diturunkan dari variabel yang sama dengan fitur model, capaian ini mencerminkan kemampuan model mereplikasi aturan pelabelan dan belum merupakan bukti kemampuan prediksi klinis. Sistem web yang dikembangkan menyediakan formulir masukan, visualisasi hasil, grafik kepentingan fitur, dan riwayat pemeriksaan. Penelitian lanjutan memerlukan data berlabel diagnosis klinis dan validasi eksternal.
References
Agusyul, A. Y., & Firmansyah. (2023). Prediksi penyakit jantung menggunakan algoritma Random Forest. Jurnal Minfo Polgan, 12(2). https://doi.org/10.33395/jmp.v12i2.13214
Arafat, C., Ramadhan, M. C., Jafar, F. A., Pramudya, M. R. A., & Ismanto, E. (2025). Perbandingan algoritma Random Forest dan XGBoost untuk klasifikasi penyakit jantung berdasarkan data medis. Jurnal Fasilkom, 15(2), 430–435. https://ejurnal.umri.ac.id/index.php/JIK/article/download/9927/3810/33590
Banach, M., Lewek, J., Surma, S., Penson, P. E., Sahebkar, A., Martin, S. S., Bajraktari, G., Henein, M. Y., Reiner, Z., Bielecka-Dabrowa, A., & Bytyçi, I. (2023). The association between daily step count and all-cause and cardiovascular mortality: A meta-analysis. European Journal of Preventive Cardiology, 30(18), 1975–1985. https://doi.org/10.1093/eurjpc/zwad229
Breiman, L. (2001). Random forests. Machine Learning, 45(1), 5–32. https://doi.org/10.1023/A:1010933404324
Chawla, N. V., Bowyer, K. W., Hall, L. O., & Kegelmeyer, W. P. (2002). SMOTE: Synthetic minority over-sampling technique. Journal of Artificial Intelligence Research, 16, 321–357. https://doi.org/10.1613/jair.953
Hidayat, Sunyoto, A., & Al Fatta, H. (2023). Klasifikasi penyakit jantung menggunakan Random Forest Clasifier. Jurnal Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan, 7(1), 31–40. https://jurnal.tau.ac.id/index.php/siskom-kb/article/download/464/341
Kapoor, S., & Narayanan, A. (2023). Leakage and the reproducibility crisis in machine-learning-based science. Patterns, 4(9), 100804. https://doi.org/10.1016/j.patter.2023.100804
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2009). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 854/MENKES/SK/IX/2009 tentang Pedoman Pengendalian Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah. Kementerian Kesehatan RI. https://pasal.id/peraturan/permen/kepmenkes-854-menkes-sk-ix-2009
Lloyd-Jones, D. M., Allen, N. B., Anderson, C. A. M., Black, T., Brewer, L. C., Foraker, R. E., Grandner, M. A., Lavretsky, H., Perak, A. M., Sharma, G., & Rosamond, W. (2022). Life's Essential 8: Updating and enhancing the American Heart Association's construct of cardiovascular health. Circulation, 146(5), e18–e43. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001078
Maharani, D., Atmia, K., & Novita, S. (2025). Blynk-based air handling unit (AHU) air filter monitoring system prototype at Juwata Tarakan Airport Terminal. Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies, 3(5), 392–397. https://doi.org/10.33151/ijomss.v3i5.696
Nasution, I. S., Rahmadani, A. D., Audina, W., Sari, D. P., & Sari, N. D. (2025). Systematic review: Pengaruh gaya hidup dan pengetahuan masyarakat terhadap risiko penyakit jantung koroner. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 287–298. https://journal.yp3a.org/index.php/sehatrakyat/article/view/4337
Ridwan, R., Handayani, H. H., Lestari, S. A. P., & Cahyana, Y. (2025). Evaluasi kinerja algoritma Random Forest dan Gradient Boosting untuk klasifikasi penyakit jantung. Jurnal Komtika (Komputasi dan Informatika), 9(1). https://journal.unimma.ac.id/komtika/article/view/13450
Sahelvi, E., Cikita, P., Sapitri, R. M., Rahmaddeni, R., & Efrizoni, L. (2025). Perbandingan algoritma K-Nearest Neighbors dan Random Forest untuk rekomendasi gaya hidup sehat dalam mencegah penyakit jantung. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 5(3), 830–840. https://doi.org/10.57152/malcom.v5i3.1972
Tharmalingam, L. (t.t.). Sleep health and lifestyle dataset [Data set]. Kaggle. Diakses 5 Oktober 2026, dari https://www.kaggle.com/datasets/uom190346a/sleep-health-and-lifestyle-dataset
World Health Organization. (2025). Cardiovascular diseases (CVDs). Diakses 5 Oktober 2026, dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)
Copyright (c) 2026 Abdul Hadi Al Hakim, Al-Khowarizmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)












