https://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/issue/feedAl-Aulad : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini2026-02-04T16:38:43+07:00Anri Saputraanri.saputra2992@gmail.comOpen Journal Systems<h2>About the Journal</h2> <p data-start="247" data-end="659"><strong data-start="247" data-end="299">Al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini</strong> merupakan jurnal ilmiah <em>peer-reviewed</em> yang berfokus pada kajian, penelitian, dan pengembangan keilmuan di bidang <strong data-start="413" data-end="456">Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)</strong>. Jurnal ini menjadi wadah akademik bagi dosen, peneliti, praktisi pendidikan, dan pemerhati PAUD Islam untuk mendiseminasikan hasil penelitian dan pemikiran ilmiah yang relevan, mutakhir, dan berdampak.</p> <p data-start="661" data-end="1048">Al-Aulad berkomitmen mengembangkan wacana pendidikan anak usia dini yang <strong data-start="734" data-end="748">integratif</strong>, dengan menghubungkan nilai-nilai Islam, teori pendidikan modern, psikologi perkembangan anak, serta praktik pedagogik kontekstual. Jurnal ini mendorong pendekatan ilmiah yang kritis, metodologis, dan berbasis data, sekaligus sensitif terhadap konteks sosial, budaya, dan religius masyarakat Muslim.</p> <p data-start="661" data-end="1048">Jurnal <strong data-start="188" data-end="200">Al-Aulad</strong> menerima artikel ilmiah yang disusun melalui beragam pendekatan penelitian yang relevan dengan kajian Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Jenis penelitian yang dapat dipublikasikan meliputi <strong data-start="388" data-end="421">penelitian lapangan (empiris) </strong>baik kualitatif, kuantitatif, maupun metode campuran, yang mengkaji proses pembelajaran, perkembangan anak, serta praktik pendidikan di lembaga PAUD Islam; <strong data-start="577" data-end="622">penelitian kepustakaan <em>(library research)</em></strong> berupa kajian konseptual, analisis teoritis, dan telaah kritis literatur; <strong data-start="697" data-end="751">penelitian pengembangan<em> (Research and Development)</em></strong> yang menghasilkan model, media, atau perangkat pembelajaran; <strong data-start="813" data-end="848">penelitian tindakan kelas (PTK)</strong> yang berorientasi pada perbaikan praktik pembelajaran; <strong data-start="904" data-end="919">studi kasus</strong> dan <strong data-start="924" data-end="944">studi komparatif</strong> yang menelaah fenomena pendidikan anak usia dini secara mendalam; <strong data-start="1011" data-end="1035">penelitian evaluatif</strong> terhadap program, kurikulum, atau kebijakan PAUD Islam; serta <em><strong data-start="1098" data-end="1130">systematic literature review</strong> </em>dan <strong data-start="1135" data-end="1152">meta-analisis</strong> yang disusun secara metodologis dan sistematis. Seluruh naskah harus memenuhi standar metodologi ilmiah, menunjukkan kebaruan <em>(novelty),</em> serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan dan praktik Pendidikan Islam Anak Usia Dini.</p> <h3 data-start="1050" data-end="1081"><strong data-start="1054" data-end="1081">Fokus dan Ruang Lingkup</strong></h3> <p data-start="1082" data-end="1184">Jurnal Al-Aulad menerima artikel ilmiah yang mencakup, namun tidak terbatas pada, topik-topik berikut:</p> <p data-start="1187" data-end="1231">1. Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PAUD/PIAUD)</p> <p data-start="1187" data-end="1231">2. Kurikulum dan pembelajaran PAUD berbasis nilai Islam</p> <p data-start="1187" data-end="1231">3. Perkembangan kognitif, sosial-emosional, moral, dan spiritual anak usia dini</p> <p data-start="1368" data-end="1430">4. Psikologi pendidikan dan psikologi perkembangan anak usia dini</p> <p data-start="1433" data-end="1478">5. Metode, strategi, dan media pembelajaran PAUD</p> <p data-start="1481" data-end="1546">6. Pendidikan karakter dan penanaman nilai keislaman sejak usia dini</p> <p data-start="1549" data-end="1610">7. Evaluasi pembelajaran dan asesmen perkembangan anak usia dini</p> <p data-start="1613" data-end="1684">8. Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam pendidikan anak usia dini</p> <p data-start="1687" data-end="1745">9. Inovasi dan praktik baik (best practices) dalam PAUD Islam</p> <h3 data-start="1747" data-end="1794"><strong data-start="1751" data-end="1794">Kebijakan Editorial dan Etika Publikasi</strong></h3> <p data-start="1795" data-end="2085">Al-Aulad dikelola secara profesional dengan menerapkan <strong data-start="1850" data-end="1902">proses review sejawat <em>(double-blind peer review)</em></strong> untuk menjamin kualitas, objektivitas, dan integritas ilmiah setiap artikel yang diterbitkan. Jurnal ini menjunjung tinggi etika publikasi ilmiah dengan mengacu pada prinsip-prinsip:</p> <p data-start="2088" data-end="2133">1. Orisinalitas karya dan bebas dari plagiarisme</p> <p data-start="2136" data-end="2182">2. Kejujuran akademik dan transparansi metodologi</p> <p data-start="2185" data-end="2247">3. Akurasi sitasi dan kepatuhan terhadap standar referensi ilmiah</p> <p data-start="2250" data-end="2315">4. Independensi editorial dan keadilan dalam proses penilaian naskah</p> <p data-start="2317" data-end="2496">Setiap naskah yang masuk akan melalui proses seleksi awal oleh editor, dilanjutkan dengan penilaian oleh reviewer yang kompeten di bidangnya, sebelum diputuskan untuk diterbitkan.</p> <h3 data-start="2498" data-end="2534"><strong data-start="2502" data-end="2534">Tujuan dan Kontribusi Ilmiah</strong></h3> <p data-start="2535" data-end="2567">Jurnal Al-Aulad bertujuan untuk:</p> <p data-start="2535" data-end="2567">1. Mengembangkan dan memperkaya khazanah keilmuan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.</p> <p data-start="2654" data-end="2725">2. Menjadi media diseminasi hasil penelitian yang berkualitas dan relevan.</p> <p data-start="2729" data-end="2804">3. Mendorong dialog ilmiah antara teori dan praktik pendidikan anak usia dini.</p> <p data-start="2808" data-end="2921">4. Memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan PAUD Islam di tingkat lokal, nasional, dan regional.</p> <p data-start="2923" data-end="3143">Dengan tata kelola jurnal yang profesional dan komitmen terhadap kualitas ilmiah, <strong data-start="3005" data-end="3017">Al-Aulad</strong> diharapkan menjadi rujukan akademik yang terpercaya dan diminati oleh para peneliti serta praktisi pendidikan anak usia dini.</p>https://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/759PAUD di Ujung Negeri : Tantangan Akreditasi dan Keadilan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini di Nias2026-02-04T16:38:42+07:00Nelly Agustinanelly.kaknelly@gmail.com<p>Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Akreditasi PAUD berperan sebagai instrumen penjaminan mutu untuk memastikan layanan pendidikan anak usia dini sesuai dengan Standar Nasional. Namun, pelaksanaan akreditasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menghadapi tantangan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tantangan akreditasi PAUD serta isu keadilan mutu pendidikan anak usia dini di wilayah 3T Nias. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, catatan lapangan, wawancara informal, dan dokumentasi selama pelaksanaan tugas profesional peneliti sebagai asesor akreditasi PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satuan PAUD di wilayah 3T Nias menghadapi keterbatasan akses geografis, minimnya sarana dan prasarana, keterbatasan sumber daya pendidik, serta praktik pembelajaran yang belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip perkembangan anak usia dini. Selain itu, standar akreditasi yang bersifat seragam belum sepenuhnya mencerminkan keadilan mutu ketika diterapkan pada satuan PAUD dengan keterbatasan ekstrem. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan afirmatif, pendampingan pra-akreditasi, serta pendekatan akreditasi yang lebih kontekstual dan berkeadilan bagi PAUD di wilayah 3T.</p>2026-01-29T22:44:53+07:00Copyright (c) 2026 Nelly Agustinahttps://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/752Potensi Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Personalisasi Kurikulum Pendidikan Islam Anak Usia Dini: Systematic Literature Review2026-02-04T16:38:43+07:00Rizky Rinaldirizkyrinaldi.staira@gmail.comMasyitahmasyitahtembung@gmail.comKhairul Fahmikf405074@gmail.com<p>Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Islam yang bersifat klasikal belum mengakomodasi perbedaan kecepatan belajar individual anak pada masa <em>Golden Age.</em> Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan mengenai jenis teknologi AI dalam PAUD, mekanisme personalisasi materi Pendidikan Islam, serta peluang dan tantangan etis penggunaannya. Penelitian ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Berdasarkan hasil tinjauan literatur sistematis, peneliti menemukan 247 artikel dalam pencarian menggunakan database Scholar, Scopus, dan SINTA periode 2020-2025 yang kemudian disaring menjadi 28 artikel terpilih untuk dianalisis secara deskriptif menggunakan qualitative content analysis dan thematic mapping. Temuan menunjukkan bahwa terdapat tiga taksonomi teknologi AI yang dapat diimplementasikan dalam PAUD yaitu Intelligent Tutoring Systems (ITS), Social Robots, dan Gamified AI. Mekanisme personalisasi kurikulum Islam mencakup Adaptive Sequencing untuk hafalan ayat, Automated Feedback berbasis Speech Recognition untuk koreksi makhraj dan tajwid, serta Differentiated Content untuk penyesuaian materi adab. Peluang meliputi efisiensi waktu guru dan data perkembangan akurat, namun tantangan etis seperti keamanan privasi anak, risiko robotisasi iman, dan peran guru sebagai murabbi yang tidak tergantikan perlu dipertimbangkan dalam implementasi AI di lembaga PAUD Islam.</p>2026-01-30T00:00:00+07:00Copyright (c) https://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/787Perkembangan Agama pada Fase Usia Golden Age2026-02-04T16:38:43+07:00Miftahul jannahmifjannah1115@gmail.comMiftahul jannahmiftahuljannah@ar-raniry.ac.idsalami mahmud salami.mahmud@ar-raniry.ac.id<p>Perkembangan agama pada anak usia dini merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter, moral, dan spiritual anak. Rentang usia 0–6 tahun yang dikenal sebagai <em>golden age</em> menjadi periode krusial karena perkembangan otak berlangsung sangat pesat dan anak sangat responsif terhadap stimulasi lingkungan, termasuk stimulasi keagamaan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan agama sepanjang rentang kehidupan bayi pada masa <em>golden age</em>, meliputi konsep <em>golden age</em>, tahapan perkembangan agama anak usia 0–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan agama anak berlangsung secara bertahap, dimulai dari fase sensorimotor religius pada usia 0–2 tahun, fase imitasi dan pembiasaan pada usia 2–4 tahun, hingga fase pemahaman keagamaan yang bersifat konkret pada usia 4–6 tahun. Perkembangan tersebut sangat dipengaruhi oleh peran keluarga, lembaga pendidikan anak usia dini, serta lingkungan sosial dan budaya. Strategi pengembangan religiusitas yang efektif meliputi keteladanan, pembiasaan, metode bercerita dan bermain, serta pendekatan yang lembut dan positif. Stimulasi keagamaan yang tepat pada masa <em>golden age</em> memberikan dampak jangka panjang terhadap pembentukan karakter religius anak di masa depan.</p>2026-01-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Miftahul jannah, Miftahul jannah, salami mahmud https://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/791Pengaruh Eksperimen Gelembung Pelangi dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia Dini 2026-02-04T16:38:43+07:00Devi Ariska Berutudeviariskaberutu98@gmail.com<p>Kemampuan berpikir logis merupakan aspek kognitif penting yang perlu dikembangkan sejak usia dini, karena menjadi dasar bagi anak dalam memahami hubungan sebab-akibat dan menarik kesimpulan sederhana. Namun, pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih banyak didominasi metode konvensional yang kurang memberikan pengalaman belajar langsung, sehingga kemampuan berpikir logis anak belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan eksperimen Gelembung Pelangi terhadap peningkatan kemampuan berpikir logis anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Kegiatan eksperimen dilakukan melalui praktik langsung menggunakan botol plastik, larutan sabun, dan pewarna makanan yang ditiup hingga membentuk gelembung berwarna. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas dan respons anak selama proses eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen Gelembung Pelangi berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir logis anak usia dini, yang ditunjukkan melalui kemampuan mengamati, memahami hubungan sebab-akibat, mencoba kembali setelah gagal, serta menarik kesimpulan sederhana. Dengan demikian, metode eksperimen Gelembung Pelangi efektif digunakan untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis anak usia dini.</p>2026-01-31T00:08:36+07:00Copyright (c) https://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/797Metode Pembelajaran Efektif dalam Pendidikan Anak Usia Dini2026-02-04T16:38:43+07:00Nurhayati Lubisfilsafat123@gmail.comLijma Uliana Ritongalijmauritonga@gmail.comFatimatu Hotimahfatimatuhotimah93@gmail.com<p>Mutu pendidikan di Indonesia telah mencapai peningkatan signifikansinya. Pendidikan anak usia dini (PAUD) memegang peranan penting dalam membentuk dasar perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan motorik anak. Oleh karena itu, pemilihan metode pembelajaran yang tepat menjadi faktor kunci dalam mendukung proses belajar yang optimal. Mutu pendidikan yang masih perlu ditingkatkan, salah satunya pada lembaga pendidikan anak usia dini. Pembelajaran pendidikan anak usia dini yang berorientasi perkembangan dan kebutuhan anak. Para guru memiliki peranan penting dalam tahap perkembangan dan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pendekatan-pendekatan yang efektif dalam proses pembelajaran anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan tinjauan literatur terhadap berbagai metode, serta analisis secara komprehensif terhadap keunggulan, tantangan, dan implikasi praktis terhadap masing-masing metode. Tujuan penelitian ingin menggali berbagai metode pembelajaran yang memiliki kelebihan dan keunikan dalam perkembangan anak usia dini. Hasil penelitian ini mencakup rekomendasi bagi praktisi pendidikan dalam mempertimbangakan keberagaman metode pembelajaran yang berorientasi pada perkembangan anak.</p>2026-01-31T00:14:51+07:00Copyright (c) 2026 Nurhayati Lubis, Lijma Uliana Ritonga, Fatimatu Hotimahhttps://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/818Implementasi Konseling Islami dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini2026-02-04T16:38:43+07:00Zul Arwanzularwan@gmail.com<p>Pembentukan karakter anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun kepribadian dan moral individu di masa depan. Konseling Islami sebagai bagian dari layanan pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi konseling Islami serta perannya dalam pembentukan karakter anak usia din. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru, konselor sekolah, orang tua, dan anak didik kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konseling Islami dilakukan melalui pembiasaan nilai-nilai Islami, pendekatan konseling berbasis bermain (<em>play therapy), storytelling Islami</em>, serta keterlibatan aktif orang tua. Konseling Islami terbukti berkontribusi positif dalam membentuk karakter anak, khususnya dalam aspek religiusitas, kedisiplinan, empati, dan sikap sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa konseling Islami merupakan pendekatan efektif dalam mendukung pembentukan karakter anak usia dini secara holistik.</p>2026-01-31T17:55:17+07:00Copyright (c) 2026 Zul Arwanhttps://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/872Peran Lingkungan Keluarga dan Sekolah dalam Pengembangan Sosial Anak Usia Dini2026-02-04T16:38:43+07:00Aqilah Taqiyyahaqlhtqyh06@gmail.comPuji Lestaripujilestari240993@gmail.comEni Sri Wahyunienisriwahyuni466@gmail.com<p>Pengembangan kompetensi sosial pada anak usia dini merupakan determinan kritis bagi keberhasilan akademik dan resiliensi psikologis di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran lingkungan keluarga dan sekolah, serta sinergi antara keduanya <em>(mesosistem)</em>, terhadap pengembangan sosial anak di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian literatur <em>(library research)</em> yang menyintesis berbagai teori perkembangan dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga berkontribusi signifikan terhadap peletakan dasar regulasi diri, meskipun gangguan digital <em>(technoference)</em> menjadi penghambat utama empati. Secara simultan, dukungan emosional guru di sekolah berfungsi sebagai faktor kompensasi bagi anak dari latar belakang kurang suportif. Temuan menegaskan bahwa sinkronisasi nilai antara rumah dan sekolah memiliki pengaruh multiplikasi terhadap kematangan sosial anak. Optimalisasi pengembangan sosial memerlukan harmonisasi standar perilaku guna mencegah disorientasi peran pada anak.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Aqilah Taqiyyah, Puji Lestari, Eni Sri Wahyunihttps://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/840Konseling Individual dalam Pengembangan Emosi Anak Usia Dini2026-02-04T16:38:43+07:00Luthfia Zoyadiladilazoya4@gmail.comSiti Ramadhanisitirama02031994@gmail.comCindy Carolline Samudracindycarollina636@gmail.com<p>Perkembangan emosi pada anak usia dini merupakan fondasi penting bagi terbentuknya kemampuan sosial serta regulasi diri anak dalam tahap perkembangan selanjutnya. Beragam persoalan emosi, seperti ketidakmampuan mengelola perasaan dan munculnya perilaku emosional yang kurang adaptif, menunjukkan perlunya intervensi yang tepat sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran konseling individual dalam mendukung pengembangan emosi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis jurnal ilmiah dan buku akademik bereputasi yang diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling individual memiliki peran signifikan dalam membantu anak memahami, mengekspresikan, serta mengendalikan emosi secara positif melalui hubungan konseling yang empatik dan berorientasi pada kebutuhan anak. Pendekatan ini memungkinkan layanan yang lebih personal dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Tantangan dalam pelaksanaan konseling individual meliputi keterbatasan kemampuan komunikasi anak, keterlibatan orang tua yang belum optimal, serta kompetensi konselor. Adapun solusi yang dapat diterapkan mencakup penggunaan media bermain, penguatan kolaborasii dengan orang tua, serta peningkatan kompetensi profesional konselor.</p>2026-01-31T18:20:15+07:00Copyright (c) 2026 Luthfia Zoyadilahttps://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/842Inovasi dan Praktik Baik (Best Practices) dalam PAUD Islam untuk Penguatan Karakter Islami Anak2026-02-04T16:38:43+07:00Irma Yunita Nasutionirmayunitanst0280@gmail.comDita Fitrianiditafitriani515@gmail.comSumika Adeliaadeliasumika99@gmail.com<p>Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Islam memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi karakter, spiritualitas, dan kecerdasan anak sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis bentuk-bentuk inovasi dan praktik baik <em>(best practices)</em> yang diterapkan pada lembaga PAUD Islam dalam membangun pembelajaran yang bermakna, berkarakter Islami, dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi pada PAUD Islam yang memiliki rekam jejak inovatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran berbasis sentra berlandaskan nilai-nilai Islami, kegiatan pembiasaan ibadah harian, integrasi media digital religius interaktif, serta pelibatan orang tua dalam program parenting Islami merupakan praktik baik yang efektif dalam membangun karakter anak. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi dalam PAUD Islam bukan sekadar pengembangan metode pembelajaran, tetapi juga pembiasaan nilai-nilai Islami yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif.</p>2026-01-31T18:27:39+07:00Copyright (c) 2026 Irma Yunita Nasution, Dita Fitriani, Sumika Adeliahttps://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/877Kontribusi Media Animasi Islami terhadap Pembentukan Akhlak Anak Usia Dini2026-02-04T16:38:43+07:00Ferizalferi.naluma05@gmail.comWinda Safitriwinda12safitri@gmail.comSiti Hadjarsitihadjar89@gmail.com<p>Pertumbuhan nilai-nilai agama dan moral anak usia dini merupakan area kunci yang perlu mendapat perhatian serius, terutama dengan perkembangan teknologi dan media digital yang pesat. Media animasi Islami dianggap memiliki potensi sebagai alat pembelajaran yang adaptif terhadap profil perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana media animasi Islami berkontribusi pada perkembangan nilai-nilai moral anak, berdasarkan tinjauan literatur ilmiah. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui desain studi literatur, yang melibatkan analisis artikel jurnal ilmiah yang membahas penggunaan media animasi dalam pendidikan Islam anak usia dini. Data diperoleh melalui metode dokumentasi, dan analisis data dilakukan menggunakan analisis isi dengan pengelompokan tema utama. Penelitian menunjukkan bahwa media animasi Islami membantu anak memahami dan benar-benar menerima nilai-nilai moral yang baik, seperti kejujuran, kesabaran, tanggung jawab, rasa syukur, dan kepedulian sosial. Media animasi mendorong anak untuk berpartisipasi aktif dan membantu mereka meniru perilaku positif. Oleh karena itu, media animasi Islami dapat digunakan secara efektif sebagai alat pembelajaran untuk membantu membentuk karakter anak usia dini, asalkan digunakan secara terarah dan disertai pengawasan orang dewasa.</p>2026-01-31T19:29:18+07:00Copyright (c) 2026 Ferizal, Winda Safitri, Siti Hadjarhttps://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/874Pendidikan Karakter Islami dan Penanaman Nilai Keislaman dalam Pembentukan Moral Anak Usia Dini 2026-02-04T16:38:43+07:00Datin Suhailadatinsuhaila22@gmail.comNur Rizka Fadillahrr81423443@gmail.comVivi Wahyuniyunivivi158@gmail.com<p>Pendidikan karakter Islami pada anak usia dini merupakan aspek fundamental dalam membangun dasar moral dan akhlak anak sejak fase perkembangan awal. Permasalahan yang sering dijumpai adalah belum optimalnya integrasi nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran anak usia dini sehingga berdampak pada lemahnya perilaku moral anak. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran pendidikan karakter Islamian penanaman nilai keislaman dalam membentuk moral anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka dengan mengkaji artikel jurnal ilmiah dan literatur akademik relevan yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter Islami dan penanaman nilai keislaman melalui keteladanan, pembiasaan perilaku religius, penggunaan cerita Islami, serta sinergi antara pendidik dan orang tua memberikan kontribusi nyata terhadap pembentukan moral anak, terutama dalam aspek kejujuran, empati, disiplin, dan tanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan pendidikan karakter islami dan nilai-nilai keislaman secara terencana dan berkelanjutan dalam pendidikan anak usia dini berperan penting dalam membangun fondasi moral dan akhlak mulia anak.</p>2026-01-31T19:35:16+07:00Copyright (c) 2026 Datin Suhaila, Nur Rizka Fadillah, Vivi Wahyunihttps://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/875Efektivitas Evaluasi Pembelajaran dan Assesment Perkembangan Anak Usia Dini di Indonesia2026-02-04T16:38:43+07:00Yulianaumiyuli201@gmail.com<p>Transformasi sistem evaluasi pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam menyelaraskan kebijakan kurikulum baru dengan praktik observasi di lapangan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas implementasi instrumen asesmen autentik dalam memotret profil perkembangan anak secara holistik di bawah kerangka Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (<em>library research</em>) dengan teknik analisis isi terhadap naskah kebijakan dan literatur saintifik bereputasi dalam satu dekade terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dokumentasi pedagogis, seperti catatan anekdot dan foto berseri, memberikan validitas data yang lebih akurat dibandingkan tes standar dalam mendeteksi capaian perkembangan anak. Namun, keberhasilan asesmen ini sangat bergantung pada ketajaman literasi pedagogis guru dalam menginterpretasikan perilaku anak selama aktivitas bermain.</p>2026-01-31T19:42:40+07:00Copyright (c) 2026 Yulianahttps://www.ojs.staira.ac.id/index.php/al-aulad/article/view/888Peran Media Visual Islam dalam Pengembangan Ibadah Anak Usia Dini2026-02-04T16:38:43+07:00Citra Hanniza Nurul Fadillah1citrahanniza@gmail.comRicka Aulia Saputriricaaulia83@gmail.comYulianaumiyuli201@gmail.com<p>Pengembangan ibadah pada anak usia dini merupakan bagian penting dalam pendidikan Islam karena menjadi fondasi pembentukan karakter religius sejak dini. Anak usia dini memiliki keterbatasan dalam berpikir abstrak sehingga memerlukan media pembelajaran yang konkret dan menarik. Salah satu media yang relevan digunakan adalah media visual Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran media visual Islam dalam pengembangan ibadah anak usia dini berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan media visual, pendidikan Islam, dan perkembangan ibadah anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa media visual Islam berperan dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap konsep ibadah, menumbuhkan minat dan motivasi beribadah, serta membantu pembiasaan praktik ibadah melalui peniruan dan pengulangan. Media visual juga berkontribusi dalam penanaman nilai-nilai religius dan akhlak Islami pada anak usia dini. Dengan demikian, penggunaan media visual Islam dinilai efektif dan relevan dalam mendukung pengembangan ibadah anak usia dini.</p>2026-01-31T21:00:19+07:00Copyright (c) 2026 Citra Hanniza Nurul Fadillah, Ricka Aulia Saputri, Yuliana