Perkembangan Agama pada Fase Usia Golden Age

  • Miftahul Jannah binti A. kasim Pascasarjana Uin Ar-raniry Banda Aceh
  • Miftahul jannah binti amiruddin Pascasarjana Uin Ar-raniry Banda Aceh
  • Salami Mahmud Pascasarjana Uin Ar-raniry Banda Aceh
Keywords: Anak usia dini, golden age, pendidikan islam, perkembangan agama, religiusitas

Abstract

Perkembangan agama pada anak usia dini merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter, moral, dan spiritual anak. Rentang usia 0–6 tahun yang dikenal sebagai golden age menjadi periode krusial karena perkembangan otak berlangsung sangat pesat dan anak sangat responsif terhadap stimulasi lingkungan, termasuk stimulasi keagamaan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan agama sepanjang rentang kehidupan bayi pada masa golden age, meliputi konsep golden age, tahapan perkembangan agama anak usia 0–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan agama anak berlangsung secara bertahap, dimulai dari fase sensorimotor religius pada usia 0–2 tahun, fase imitasi dan pembiasaan pada usia 2–4 tahun, hingga fase pemahaman keagamaan yang bersifat konkret pada usia 4–6 tahun. Perkembangan tersebut sangat dipengaruhi oleh peran keluarga, lembaga pendidikan anak usia dini, serta lingkungan sosial dan budaya. Strategi pengembangan religiusitas yang efektif meliputi keteladanan, pembiasaan, metode bercerita dan bermain, serta pendekatan yang lembut dan positif. Stimulasi keagamaan yang tepat pada masa golden age memberikan dampak jangka panjang terhadap pembentukan karakter religius anak di masa depan.

Author Biographies

Miftahul Jannah binti A. kasim , Pascasarjana Uin Ar-raniry Banda Aceh

Mahasiswi di Pascasarjana Uin Ar-raniry Banda Aceh 

Miftahul jannah binti amiruddin , Pascasarjana Uin Ar-raniry Banda Aceh

Miftahul Jannah binti Amiruddin adalah dosen di pascasarjana uin ar-raniry

Salami Mahmud, Pascasarjana Uin Ar-raniry Banda Aceh

Salami Mahmud adalah dosen di Pascasarjana Uin Ar-raniry Banda Aceh

References

Ahmad Tafsir. (2018). Pendidikan agama dalam keluarga dan pengaruhnya terhadap keberagamaan anak. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 88–90.

Astin, A. W., Astin, H. S., & Lindholm, J. A. (2021). Cultivating the spirit: How college can enhance students’ inner lives. San Francisco, CA: John Wiley & Sons.

Bartkowski, J. P., Xu, X., & Levin, M. L. (2021). Religion and child development: Evidence from the early childhood longitudinal study. Social Science Research, 82, 102–119. https://doi.org/10.1016/j.ssresearch.2019.102119

Boyatzis, C. J. (2023). Parent–child communication about religion. Review of Religious Research, 65(2), 233–252. https://doi.org/10.1007/s13644-023-00500-1

Boyatzis, C. J., & Newman, B. M. (2022). How should we study children’s spirituality? In K. J. Schneider (Ed.), The handbook of humanistic psychology (pp. 389–402). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Center on the Developing Child at Harvard University. (2020). The science of early childhood development. Cambridge, MA: Harvard University. Retrieved from https://developingchild.harvard.edu

Fivush, R., Booker, J. A., & Graci, M. E. (2022). Narrative meaning making across the life span. Imagination, Cognition and Personality, 41(2), 127–152. https://doi.org/10.1177/02762366221094461

Fowler, J. W., & Dell, M. L. (2020). Stages of faith from infancy through adolescence. In E. C. Roehlkepartain et al. (Eds.), The handbook of spiritual development in childhood and adolescence (pp. 34–45). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Hardy, S. A., & King, P. E. (2024). Positive religious and spiritual development across cultures. Child Development Perspectives, 18(1), 22–29. https://doi.org/10.1111/cdep.12409

Hasanah, U., & Nurdiana, I. (2024). Pengembangan model pembelajaran berbasis nilai keagamaan di TK Islam terpadu. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 189–202. https://doi.org/10.21043/goldenage.v8i2.12345

Lane, J. D., Wellman, H. M., & Evans, E. M. (2023). Children’s understanding of ordinary and extraordinary minds. Child Development, 94(3), 715–732. https://doi.org/10.1111/cdev.13987

Larasati, M., & Wijaya, K. (2023). Penerapan metode pembiasaan dalam penanaman akhlak mulia pada anak usia 4–6 tahun. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 156–171. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i2.5678

Mahoney, A., Wong, S.-P., Pomerleau, J., & Pargament, K. I. (2022). Sanctification of family relationships and parenting. Journal of Family Theory & Review, 14(1), 39–58. https://doi.org/10.1111/jftr.12432

Newberg, A., & Waldman, M. R. (2016). How enlightenment changes your brain: The new science of transformation. New York, NY: Avery Publishing.

Nurhayati, I., & Soleha, M. (2024). Pendekatan positif dalam pendidikan agama Islam anak usia dini: Studi kasus di TK Aisyiyah. Attarbiyah: Journal of Islamic Culture and Education, 9(1), 89–106. https://doi.org/10.21043/attarbiyah.v9i1.13456

Nurjanah, S., & Hidayat, R. (2023). Pengaruh pembiasaan mendengar bacaan Al-Qur’an terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 145–158. https://doi.org/10.21043/jpaud.v7i2.11234

Rahmawati. (2022). Pembelajaran berbasis nilai keagamaan di TK Islam Terpadu. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 78–90.

Richert, R. A., & Granqvist, P. (2023). Religious and spiritual development in childhood. In L. A. Jensen (Ed.), The Oxford handbook of moral development (pp. 606–626). Oxford, UK: Oxford University Press.

Rizzuto, A.-M. (2021). The birth of the living God: A psychoanalytic study (Rev. ed.). Chicago, IL: University of Chicago Press.

Sa’diyah, R. (2020). Perkembangan religiusitas anak usia dini dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Golden Age: Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 21–23.

Santrock, J. W. (2021). Life-span development (18th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Sujiono, Y. N. (2017). Hakikat perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 29–31.

Suryani, L., & Firmansyah, D. (2025). Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran nilai agama untuk anak usia dini. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 45–62. https://doi.org/10.21831/jtp.v12i1.14567

Suyadi. (2019). Teori perkembangan anak usia dini dalam perspektif neurosains. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 44–46. https://doi.org/10.21043/jpaud.v3i2.789

Tafsir, A. (2018). Pendidikan agama dalam keluarga dan pengaruhnya terhadap keberagamaan anak. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 88–90.

Weisberg, D. S., Hirsh-Pasek, K., & Golinkoff, R. M. (2023). Guided play. Current Directions in Psychological Science, 32(1), 27–33. https://doi.org/10.1177/09637214221124210

Wulandari, T., Sari, D. P., & Hasanah, U. (2023). Implementasi pendidikan nilai-nilai agama Islam di PAUD dalam membentuk karakter anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3156–3169. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.23145

Published
2026-01-30